Kata Kunci Yang Dilarang Oleh Google, Jangan Coba Coba!
Google memiliki kebijakan ketat terkait kata kunci (keywords) yang dilarang atau dibatasi dalam iklan (Google Ads) maupun konten yang melanggar aturan Google Search Essentials (dulu disebut Webmaster Guidelines).
Kata Kunci yang Dilarang atau Berisiko Tinggi
Berikut beberapa jenis kata kunci yang bisa menyebabkan **penalti, pemblokiran, atau penurunan ranking**:
1. Konten Ilegal & Berbahaya
- - Narkoba: "jual ganja", "kokain online", "beli obat terlarang"
- - Senjata: "jual pistol ilegal", "cara membuat bom"
- - Peretasan & Cybercrime: "cara hack FB", "jual akun bank curian"
2. Konten Dewasa & Eksplisit
- - Pornografi: "video bokep", "situs porno gratis"
- - Eksploitasi Seksual: "konten anak di bawah umur", "jasa escort"
3. Penipuan & Aktivitas Curang
- - Phishing: "cara mencuri password", "akun PayPal gratis"
- - Scam & Uang Palsu: "cetak uang dollar", "investasi bodong"
4. Kebencian & Diskriminasi
- - Rasisme: "kelompok supremasi kulit putih", "anti agama tertentu"
- - Kekerasan: "ancaman pembunuhan", "cara bunuh orang"
5. Pelanggaran Hak Cipta & Privasi
- - Pembajakan: "download film gratis", "crack software premium"
- - Doxing: "bocorin data pribadi orang", "nomor telepon selebriti"
Apa yang Terjadi Jika Melanggar?
- - Google Ads: Iklan ditolak, akun diblokir.
- - SEO: Halaman di-**deindex**, hilang dari pencarian.
- - Situs bisa kena penalti manual atau algoritmik (contoh: Google Panda/Penguin).
Tips Agar Aman
✅ Gunakan kata kunci yang etis & relevan.
✅ Hindari clickbait dan konten menyesatkan.
✅ Patuhi Google Search Essentials.
Jika Anda ingin mempromosikan bisnis, pastikan konten **bermanfaat, legal, dan sesuai aturan**.
Jangan coba-coba gunakan kata kunci terlarang, risikonya besar!