Indonesia Siapkan Proyek Pengganti LPG, Olah Batu Bara 6 Juta Ton per Tahun
Pemerintah Indonesia terus berupaya meningkatkan ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan impor LPG. Salah satu langkah strategis terbaru adalah pembangunan proyek hilirisasi batu bara untuk menghasilkan Dimethyl Ether (DME), bahan bakar alternatif yang bisa menggantikan LPG subsidi maupun LPG komersial.
📌 Proyek dan Skala Produksi
Proyek ini akan mengolah ±6 juta ton batu bara per tahun menjadi DME.
DME memiliki sifat mirip LPG sehingga dapat langsung digunakan sebagai bahan bakar rumah tangga maupun industri kecil.
Proyek ini termasuk salah satu dari enam proyek hilirisasi utama yang akan segera dibangun, di bawah pengawasan Kementerian ESDM dan dukungan Badan Penanaman Modal BPI Danantara.
🛠️ Tahapan Pembangunan
Groundbreaking proyek dijadwalkan berlangsung Februari 2026.
Lokasi pembangunan telah dipilih setelah kajian teknis mendalam, memastikan keberlanjutan produksi dan efisiensi distribusi.
💡 Manfaat Strategis
1. Mengurangi ketergantungan impor LPG.
2. Memanfaatkan sumber daya batu bara domestik dengan nilai tambah tinggi.
3. Membantu menekan beban subsidi energi sekaligus mendorong hilirisasi energi di Indonesia.
📊 Catatan Tambahan
Meskipun DME dianggap solusi strategis, pemerintah tetap akan memantau aspek ekonomi, lingkungan, dan teknis agar proyek ini memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan energi nasional.
🔹 Dengan proyek ini, Indonesia berupaya menciptakan bahan bakar lokal yang lebih berkelanjutan sekaligus mendukung industri hilirisasi energi nasional.